Halaman

Sabtu, 14 Maret 2015

BENTUK PERBUATAN SYIRIK

    Diantara  bentuk-bentuk kesyirikan yang wajib kita jauhi sebagai orang-orang yang beriman dengan sejauh-jauhnya adalah :
  1. Menyembelih hewan kurban untuk selain Allah SWT, seperti untuk tumbal. 
  2. Mempersembahkan berbagai bentuk sesajianpada makhluk.
  3. Memohon dan berdo'a kepada selain Allah SWT.
  4. Sihir dengan segala bentuknya, seperti pelet, santet, tenung, mahabah (pengasihan), Dll.
  5. Menjampi dengan jampi-jampi atau mantra-mantra yang tidak dapat dipahami maknanya.
  6. Mempercayai atau memohon kepada khodam (pelayan, jin) ghaib.
  7. Mencari wangsit atau wahyu palsu.
  8. Mengeramatkan kuburan dan tempat-tempat pemujaan.
  9. Percaya kepada ramalan-ramalan, sepeti ramalan bintang (zodiak dan astrologi), hari-hari, garis tangan, aura, Dll.
  10. Mengharapkan kekayaan, jodoj atau yang lainnya.
  11. Berdo'a kepada Allah SWT  melalui perantaraan orang yang telah mati.
  12. Mencari kekebalan tubuh.
  13. Memakai jimat atau pusaka.
  14. Ilmu gendam, tenaga dalam, kul buntet, pring petuk, mani gajah, buluh perindu, ilmu gelap sayuta, ilmu tawangan, Dll. Ilmu-ilmu tersebut adalah  termasuk kesyirikan, meskipun, dikemas dengan kata-kata "Dengan Izin Allah SWT"
     Jangan sekali-kali seorang muslim tertipu oleh para dajjal (pendusta) yang menamakan diri mereka sebagai ahli para supranatural, paranormal si anu dan si anu., orang pinter, orang yang mengaku dilayani oleh banyak jin, meskipun mereka katakan bahwa jinnya itu muslim, yang mengaku sanggup memberikan yang diinginkan oleh kebanyakan orang, walaupun mereka mengatakan "ilmunya diambil dari A-Qur'an". Dengan alasan apapun, juga hubungan dengan mereka (makhluk ghaib) tidak bisa dibenarkan dan sangat berbahaya. Jauhi mereka seperti kita memusuhi setan dan musuh besar kita!! Karena mereka adalah agen-agen penghamba setan untuk menjerumuskan hamba-hamba Allah SWT ke dalam kesyirikan. Jauhkan diri kita sejauh-jauhnya seperti kita ingin jauh dari jahannam. Sampai kita yakin bahwa kita telah terlepas dari dan benar-benar bersih dari segala macam bentuk kesyirikan.
       Selain mereka adalah penjerumus hamba-hamba Allah SWT ke neraka Jahannam, mereka adalah pembual-pembual besar. Mereka sama sekali tidak pernah bisa mengadakan sesuatu mencelakakan seseorang selain dari yang Allah SWT. sudah tuliskan di lauhil mahfudz, jauh sebelum Allah SWT menciptakan makhluk-makhluk-Nya. Semuanya pasti (pasti!!) terjadi menurut apa yang sudah Allah SWT tentukan dan kehendaki. Tidak ada satu makhluk pun didunia ini yang sanggup merubahnya. Perubahan dari kemiskinan menjadi kekayaan, atau sebaliknya hanya ada ditangan Allah SWT semata. Semua kejadian dan perubahan hanya ada pada genggaman Allah SWT. Tidak ada satu makhluk pun sanggup merebutnya.

Tidak ada komentar: