Halaman

Kamis, 12 Maret 2015

BAHAYA SYIRIK

     Tidak dapat kita pungkiri bahwa realitas umat islam indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ilmu yang benar tentang ajaran islam masih belum menyebar ditengah-tengah masyarakat. Sebaliknya, arus penyesatan yang dilancarkan oleh media-media massa, baik cetak, maupun elektronik, kian hari kian cerdas. Hal ini tentu mengisyaratkan suatu bahaya besar, karena Allah SWT berfirman :
"Dan perihalah diri kalian dari siksaan tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim diantara kalian saja. Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah amat keras siksaan-Nya." (QS. al-Anfal [8]: 25)

DEFINISI SYIRIK

     Secara bahasa, syirik artinya menyekutukan atau menjadikan sesuatu memiliki sekutu (syarik). Sedangkan secara istilah, syirik artinya menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu.
Syirik terjadi  dalam tiga hal, yaitu :
  1. Dalam Rububiyah, atau hak ketuhanan
  2. Dalam Uluhiyah, atau hak peribadatan
  3. Dalam Asma'wa Shifat, yaitu hak nama-nama dan sifat-sifat khusus yang Maha Mulia
BAHAYA SYIRIK

      Syirik adalah perbuatan terkeji diduinia. Syirik adalah dosa yang tidak terampuni diakhirat kelak, bila pelakunya tidak bertaubat semasa hidupnya didunia. Kekal dineraka yang menyala-nyala, membakar seluruh tubuhnyadan api akan memenuhi rongga dadanya. Sekaratul maut selalu menggumulinya dengan penuh kepedihan. Bergumul dengan api dilubang-lubang jahanam dengan penyesalan yang tiada hentinya. Na'udzu billahi mindzalik. Sebagaimana firman Allah SWT :
"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat dengan sejauh-jauhnya." (QS. an-Nisa' [4]: 116)

Tidak ada komentar: