Halaman

Kamis, 12 Maret 2015

MENJAUHI AKHLAK BURUK

     Berakhlak mulia merupakan ciri khas kepribadian Rosulullah SAW yang Allah SWT gambarkan dalam al-Qur'an.
Allah SWT berfirman :
     "Sesungguhnya engkau benar-benar berada diatas akhlak yang agung." (QS. al-Qolam [68]: 4)

Menyempurnakan akhlak merupakan salah satu misi diutusnya beliau kepada umat manusia, sebagaimana yang disinyalir dalam hadits shohih: 
"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." (HR. Ahmad, al-Baihaqi dan lain-lain serta dishohihkan oleh Syekh al-albani)
      Hal ini berarti Allah SWT dan Rosulullah SAW sangat membenci akhlak yang buruk lagi tercela. Dan hal ini terlihat begitu jelas dan gamblang dalam banyak ayat dan hadits-hadits Nabi SAW. Oleh sebab itu, agar kita bisa terhindar dari akhlak buruk tersebut, tentunya kita harus mengetahui dan menyelami hakikatnya, fenomenanya dan penyebab terjadinya serta bagaimana cara menerapinya, jika hal ini terjadi pada diri-diri kita. Maka dibawah ini Insyaallah akan dipaparkan secara rinci tentang poin-poin tersebut.

Definisi Akhlak Buruk

     Kata al-akhlaq berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk plural dari al-Khuluq yang berarti tabiat dan karakter. Jadi, akhlak buruk adalah tabiat dan karakter yang buruk lagi tercela.
Pada sebagian orang, akhlak sudah menjadi suatu tabiat dan kebiasaan yang tidak perlu diusahakan lagi. Namun pada sebagian lain adalah sebaliknya, yaitu tidak menjadi suatu tabiat dan karakter kecuali dengan usaha dan latihan.
     Jadi, akhlak ada yang sifatnya jibilli (bawaan) dan adapula ada yang kasb (usaha), sebagaimana tersurat dalam sabda Nabi SAW kepada Asaj Abdul Qais:
"Sesungguhnya pada dirimu ada dua sifat yang dicintai Allah dan Rosulullah, yaitu al-Hilm (santun) dan al-Anah (tidak terburu-buru). "ia berkata, "Apakah dua sifat ini (aku peroleh) dengan usahaku atau sesuatu yang Allah jadikan padaku?' Beliau bersabda, "Bahkan sesuatu yang Allah jadikan pada dirimu." Lalu ia berkata, "Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan pada diriku apa yang aku seukai." (HR. Abu Dawud dan di shohihkan oleh Syekh al-Albani).

Fenomena Akhlak Yang Buruk

     Fenomena akhlak buruk yang beragam bentuk dan motifnya begitu banyak muncul dan terlihat jelas ditengah-tengah kaum Muslimin saat ini, antara lain :
  1. Kasar dalam bertutur kata.
  2. Bermuka masam.
  3. Mudah marah.
  4. Berdusta.
  5. Ghibah (Menggosip).
  6. Kurangnya masa malu.
  7. Hasad.
  8. Berprasangka buruk.
  9. Adab buruk terhadap tetangga.
Faktor Penyebab Akhlak Buruk

       Munculnya akhlak buruk pada diri seseorang tidak terlepas dari beberapa faktor pemicu baik internal maupun eksternal, antara lain :
  • Tabiat manusia.
  • Pendidikan rumah serta lingkungan kemasyarakatan yang buruk.
  • Salah memilih teman bergaul.
  • Hawa nafsu.
  • Kurangnya saling menasihati atau sombong dan tidak mau menerima nasihat.
  • Minimnya rasa malu.
  • Lalai dari aib yang ada pada dirinya.
  • Minimnya memikirkan alam akhirat.


Tidak ada komentar: